16 TIPS CARA MENCEGAH DAN MENGATASI BANJIR DI INDONESIA SECARA EFEKTIF

16 TIPS CARA MENCEGAH DAN MENGATASI BANJIR DI INDONESIA SECARA EFEKTIF

Banjir yang kerap berlangsung sampai kini di Jakarta, Bandung, maupun daerah, beberapa besar karena sebab curah hujan yang cukup tinggi. Akan tetapi, tingkah manusia juga yang buang sampah sampah di sungai, menebang pohon hingga rimba jadi gundul juga memjadi penyebabnya terjadinya banjir.
Menurut Nicholas Stern, pengarang ” The Stern Report ” (2006) tentang pergantian iklim :

Negara kepulauan begitu riskan pada penambahan air laut serta badai.

Cara Mengatasi Dan Mencegah Banjir Di Indonesia
Cara Mengatasi Dan Mencegah Banjir Di Indonesia

Sampah yang kerap di buang ke sungai, apabila keseringan bakal menumpuk serta jika hujan datang air sungai bakal meluap lantaran alirannya terhalang oleh tumpukan sampah yang begitu banyak serta menyebabkan banjir.

Kata Banjir memanglah sudah jadi hal umum buat orang-orang Indonesia. Tidak bisa disangkal Nyaris tiap-tiap th. Indonesia senantiasa memperoleh permasalahan banjir serta hingga sekarang ini juga belum ada jalan keluar yg bisa menanggulangi persoalan ini. Ketidaksadaran bakal bahayanya banjir serta beberapa penyebabnya terjadinya banjir jadi penyebabnya mengapa banjir itu tiap-tiap th. menempa Indonesia.

Indonesia termasuk juga Negara yang sangat riskan. Nah oleh karenanya, dibutuhkan beberapa cara efisien untuk menangani permasalahan banjir. Tersebut disini ada beberapa  langkah menangani serta menghindar terjadinya banjir :

1.  Pengerukan sungai Sungai yang dangkal dapat menyebabkan bencana banjir.

Bila terlebih dulu sungai dapat mengalirkan beberapa air yang banyak dalam kurun saat spesifik, kini pengaliran sudah menyusut. Ini dikarenakan proses pemendapan serta pembuangan beberapa bahan buangan

2.  Langkah untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menggerakkan sistem pendalaman sungai dengan mengorek semuanya lumpur serta kekotoran yang ada di sungai.
Apabila sistem ini dikerjakan, sungai bukanlah saja jadi dalam namun dapat mengalirkan jumlah air hujan dengan adanya banyak

3.  Mengontrol kesibukan manusia Banjir kilat yang terjadi terlebih di kota dikarenakan pembuangan sampah dan
bekas industri ke sungai serta parit.

4. Untuk mengatasi permasalahan banjir, kesadaran kepada orang-orang butuh disibakkan supaya aktivitas negatif tidak selalu dikerjakan seperti mengadakan kampanye menyukai sungai
dsb.

5.  Sediakan system perparitan Langkah hadapi bencana banjir yang pertama yaitu sediakan parit atau sungai
kecil.

6.  Parit yang sudah dangkal akibatnya karena beberapa bahan sisa
mesti senantiasa dibikin bersih. Dengan adanya ini air limpahan serta hujan
bisa dialirkan dengan baik.

7. Bikin Sumur Serapan
Sumur resapan yaitu fasilitas untuk penampungan air hujan serta meresapkannya kedalam tanah. Sumur serapan berperan untuk menolong penyerapan air hujan kedalam tanah serta kembali pada siklus air yang harusnya hingga tak menggenang di permukaan serta mengakibatkan banjir. Penggalian sumur resapan dapat hingga tanah berpasir atau optimal dua mtr. dibawah permukaan air tanah.

8. Proyek Pendalaman Sungai
Umumnya peristiwa banjir berlaku lantaran kecetekan sungai. Bila terlebih dulu sungai dapat mengalirkan beberapa air yang banyak dalam suatu hal saat, saat ini pengaliran sudah menyusut. Ini dikarenakan sistem pemendapan serta pembuangan beberapa bahan buangan.

Langkah untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menggerakkan sistem pendalaman sungai dengan mengorek semuanya lumpur serta kekotoran yang ada di sungai. Apabila sistem ini dikerjakan, sungai bukanlah saja jadi dalam namun dapat mengalirkan jumlah air hujan dengan adanya banyak.

9. Pemakaian Paving Stone untuk Jalan
Pembangunan jalan setapak dengan system paving block bisa bikin jalan lebih gampang menyerap air dibanding dengan pemakaian aspal, hingga jika hujan turun air banjir bisa terserap kedalam tanah dengan cepat.

Di Negara berkembang seperti Amerika serikat sudah di luncurkan jalan yang memakai photocatalytic cement, satu langkah paving permukaan paling baru. Jalan inmengandung partikel nano dari titanium dioksida. Dengan partikel ini, jalan itu dapat ” mengonsumsi ” asap serta meniadakan gasnitrogen oksida dari hawa. Diluar itu, kian lebih 60 % bekas kontruksi dapat didaur lagi

10. Bikin Saluran Air yang Baik
Diperlukan ada system irigasi hingga pembuangan akhir yang pasti. Jangan pernah akhir saluran air yang ada berbuntut pada suatu sungai mati atau tak mengalir, hingga airnya bakal meluber. Saluran air yang baik mungkin berbentuk kali besar yang bebas dari tumpukan sampah berperan terima limpahan genangan air dari areal perumahan yang over load lantaran hujan, saluran air ini nanti bakal bermuara ke sungai besar di sekitaran daerah itu.
Saluran air yang baik dapat juga berbentuk Terowongan Saluran Air di Bawah Tanah, yang menanggung semuanya air hujan bakal disalurkan menuju laut. System yang seperti ini sudah lama diaplikasikan oleh Negara berkembang seperti Jepang.

11. Buanglah Sampah pada Tempatnya
Diperlukan kedisiplinan warga untuk buang sampah ditempat sampah serta selesai ditempat pembuangan akhir sampah. Pengelolahan sampah ditempat pembuangan akhir sampah juga begitu dibutuhkan, lantaran jika sampah dibuang dengan cara asal-asalan serta terserang hujan deras, jadi sampah itu bakal ikuti aliran air hingga sungai. Ini akan jadi penyebabnya banjir.

Pengelolahan sampat yang pas dapat menolong menghindar banjir. Sudah pasti mesti ada pemilahan serta pengelolahan yang pas. Umpamanya, dibedakan pada sampah organik serta sampak anorganik. Sampah organik seperti potongan sayuran, bekas makanan yang bisa jadikan sebagai pupuk kompos. Sampah anorganik yang bisa didaur lagi seperti sampah plastik, kaleng, serta kertas.

12. Rajin Bersihkan Saluran Air
Perbaikan serta pembersihan saluran air pasti mesti ada. Di lokasi spesifik dapat diselenggarakan dengan cara gotong royong. Penjagaan ini mesti dikerjakan dengan cara terus-terusan dengan saat berkala. Tidak cuma sampah yang terbuang di saluran air, tetapi juga sampah dari saluran air seperti tumbuhan-tumbuhan air yang sudah mati, bila berkumpul akan menghalangi saluran air. Tanaman-tanaman di sekitaran sungai juga butuh ditanam sebanyak-banyaknya yang manfaatnya untuk menguatkan bantaran sungai hingga menghindar terjadinya longsor di bantaran ke sungai.

13. Membangun Bangunan/Konstruksi Pencegah Banjir
Bendungan, yang mempunyai bentuk seperti kolam air raksasa. Manfaatnya untuk tempat menyimpan air dengan ukuran yang begitu besar. Diluar itu, bendungan bisa digunakan untuk pengairan, tempat pemancingan, atau tempat untuk pembangkit tenaga listrik.

Tanggul, yang disebut bangunan yang berupa tembok yang memagari pinggir sungai. Bangunan ini di buat untuk menghindar air meluap ke beberapa daerah yang ada di sekitaran sungai. Kanal air, yang disebut sungai buatan untuk mengalirkan air sungai hingga air hingga ke laut.

14. Menanam Pohon atau Tanaman di Ruang Sekitaran Rumah
Permasalahan riil di kota-kota besar yaitu sekurang-kurangnya jumlah permukaan tanah yang mempunyai penyerapan air yang baik, karenanya dibutuhkan suatu hal yang bisa menyerap air dengan baik. Salah nya ialah dengan menanam pohon berbatang besar atau tanaman yang mempunyai daya serap air tinggi, seperti tanaman pacar air, pohon mangga, pohon duku, pohon kenanga, dan lain-lain di areal sekitaran tempat tinggal anda. Tanaman bisa menyerap air lewat akar, yang setelah itu bakal diangkut menuju batang serta daun oleh jaringan xilem. Jika semasing tempat tinggal di kampung anda mempunyai minimum satu pohon, jadi bisa di pastikan kampung anda bisa terlepas dari banjir.

15. Melestarikan Hutan
Aktivitas pembalakan dimana perjalanan di daerah tepi sungai disukai mengakibatkan tanah terhakis serta roboh ke sungai. Kondisi yang sama saja berlangsung apabila kesibukan pembalakan yang giat dikerjakan di lereng-lereng bukit. Karenanya pemeliharaan rimba adalah langkah yang baik untuk menangani permasalahan banjir, lantaran rimba bisa jadikan lokasi tadahan yang dapat menyerap air hujan dari mengalir selalu ke bumi. Dengan lakukan reboisasi

Rimba bisa berperan sebagai bunga karang (sponge) dengan menyerap air hujan serta mengalir dengan perlahan ke anak-anak sungai. Ia juga melakukan tindakan sebagai filter dalam memastikan kebersihan serta kejernihan air. Rimba dapat menyerap air hujan pada harga 20%. Lalu air hujan ini dibebaskan kembali pada atmosfir dalam sejatan kondensasi. Cuma dengan adanya ini saja pengurangan air hujan bisa dikerjakan.

16. Bikin Lubang Biopori
Lubang resapan biopori yaitu tehnologi pas manfaat serta ramah lingkungan untuk menangani banjir lewat cara tingkatkan daya resapan air, merubah sampah organik jadi kompos serta kurangi emisi gas tempat tinggal kaca (CO2 serta metan), memakai peran kesibukan fauna tanah serta akar tanaman, serta menangani permasalahan yang diakibatkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah serta malaria.

Langkah membuatnya cukup gampang, kita cukup bikin lubang di tanah dengan memakai bor tanah. Diameternya cukup 10 cm dengan panjang kurang lebih sebesar 100 cm. Makin banyak lubang biopori di halaman tempat tinggal, kita makin aman dari bahaya banjir.

Itulah ulasan mengenai 16 tips cara mencegah dan mengatasi banjir di Indonesia secara efektif ini, semoga bermanfaat untuk kita semua dan dijadikan sebagai pelajaran untuk menuju Indonesia supaya terbebas dari bencana banjir yang selama ini kerap terjadi.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sejahtera dan sukses selalu. Amin…

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *