6 KESALAHAN FATAL DALAM MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

5 KESALAHAN FATAL DALAM MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

Banyak sekali diantar kita yang merasakan bahwa kondisi keuangan keluarganya merasa kurang, tetapi hanya sedikit yang menyadari dan memahami akar permasalahn yang timbul tersebut. Bahkan saya punya teman yang sedang bekerja di salah satu perusahaan swasta yang mengeluh kepada saya. Bahwa setiap selesai gajian akhir bulan, bukannya senang dapat gaji, tetapi sebaliknya.

 

Bahkan teman saya itu sudah membeberkan permasalahanya itu kepada saya sebagai akar penyebab keluhannya itu, yaitu kredit motor, kredit Smartphone, Kredit Televisi, dan kredit lainnya.

Dan berikut 6 hal yang patut kita hindari, jika ingin kondisi keuangan keluarga sehat :

1. TIDAK ADA PERENCANAAN KEUANGAN

Tidak ada tips bulanan serta tahunan, Anda seperti menyetir mobil dengan mata tertutup. Janganlah malas bikin rencana keuangan keluarga, supaya taat serta teratur mengelola duit.

Walaupun sulit diawal, jika sudah menjadi kebiasaan akan teras mudah. Ini hanya faktor kebiasaan dan niat yang kuat serta planing atau rencana kedepan keluarga anda. Karena bagaimana pun kondisinya, semakin kedepan hidup ini semakin abnyak kebutuhan yang harus di penuhi. Misalnya menyekolahkan anak, masukin pesantren, kuliah dan lain lain.

2. KONSUMTIF [BOROS]

Belanja sih boleh boleh saja sepanjang itu menjadi kebutuhan utama keluarga, tetapi jika kita tidak menyadari bahwa gaji yang didapat terasa kurang, ini yang menjadi soal.

Usahakan menggunakan uang dengan bijak, seperti bisa menabung untuk masa depan. Caranya adalah jadikan menabung itu sebagai kewajiban kita.

Memakai pendapatan yang ada mesti dikerjakan berdasar pada prioritas. Utamakan membayar angsuran utang, pengeluaran teratur rumah tangga, serta pengeluaran anak.

3. MENGAMBIL KARTU KREDIT

Ini bermakna Anda membiarkan bunga tinggi “mencekik”! Lakukan membayar semua tagihan kartu credit sampai lunas waktu jatuh tempo.

4. MENDAHULUKAN KEINGINAN DARIPADA KEBUTUHAN.

Seperti yang sudah di jelaskan di artikel lain, bahwa kita harus membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Walaupun sebenarnya barang yang kita beli tidak terlalu di butuhkan, namun kita memaksakan diri untuk membelinya, nah ini yang menjadi salah satu penyebabnya.

Jika ingin keuangan keluarga sehat, maka sebisa mungkin bisa menahan diri untuk tidak menuruti hawa nafsu..

5. HIDUP ALA PENGUSAHA SUKSES

Terkadang saya geli melihat orang yang hidupnya seperti ini, meriding bulu kuduku, seperti ingin tampil beda dengan cara memaksakan diri, seperti kredit mobil kredit Smartphone, jalan – jalan, dan lain sebagainya. Apakah tidak boleh seperti itu ? Boleh saja tetapi kita harus mengerti sikon alias situasi dan kondisi yang ada.

Jika memang mampu yah monggo bae, tetapi yang gajinya pas – pasan itu yang kurang tepat menurut saya.

Sebaiknya hindarilah hal seperti itu untuk atau demi kebaikan keluarga kita sendiri.

6. BELI BARANG DENGAN CARA KREDIT

Sadarkah kita bahwa beli produk atau barang dengan cara kredit jauh lebih mahal ketimbang dengan cara Cash atau kontan. Dengan kredit kita di kenakan bunga, apabila kita mengambil kredit dari Bank, Leasing kendaraan, perusahaan pembiayaan. dan bunga itu bisa mencapai 50% dari pokok.

Jauh dibanding dengan cara Cash atau kontan yang biasanya toko – toko  memark -up harga paling tinggi sampai 30% saja. Ini bisa kita buktikan, coba beli barang secara Cash ke toko, misalnya harga Televisi Rp.2juta. Lalu anda pergi ke tempat kreditan dan tanyakan berpa cican perbulan dan DP [Down Paymentnya], lalu kalikan dengan lamanya angsuran.

Saya pernah mengalaminya hal seperti itu, bahkan bukan dari perusahaan pembiayaan, tetapi dari seorang teman yang kebetulan melayani kredit. Bahkan ini lebih gila lagi mengambil untungnya 100%. Coba bayangkan…Jika sisa kelebihan itu kita tabung kan lumayan yah…buat jajan anak atau untuk tabungan sekolah anak.

Itulah artikel mengenai 6 hal yang harus dihindari dalam rangka menyehatkan kondisi keuangankeluarga kita.

Semopga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.

Wassalamu alaikum warohmatullahi wabbarokatuh…

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *