9 CARA JITU MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

9 CARA JITU MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

Salah satu permasalahan yang timbul di dalam keluarga adalah masalah keuangan. Banyak diantara kita hubungan keluarga antara Ibu dan ayah dan juga anak menjadi tidak harmonis di karenakan masalah keuangan.

Yang lebih tragis lagi, bahkan tak jarang menimbulkan perceraian antar anggota keluarga.

Salah satu faktor nya adalah salahnya dalam mengelola keuangan dalam sebuah rumah tangga tersebut. Nah timbul pertanyaan dalam benak kita, jika sudah terjadi hal yang demikian apa penyebabnya ?

Cara Mengelola Keuangan Keluarga
Cara Mengelola Keuangan Keluarga

Saya akan coba gali faktor penyebab nya. Mungkin salah satunya tidak punya pemahaman tentang bagaimana cara mengelola keuangan keluarganya dengan benar.

Pada salah satu Station Televisi saya melihat seorang pakar keuangan menyebutkan, bahwa dalam mengelola keuangan itu kita harus membaginya dengan beberapa unsur : Kita harus membedakan 2 hal penting dalam mengelola keuangan keluarga, yaitu :

Pertama : Bedakan Mana yang termasuk Kebutuhan

Yang termasuk dalam sebuah kebutuhan keluarga adalah yang biasa kita butuhkan untuk menjalankan kehidupan keluarga sehari hari atau yang di sebut dengan Kebutuhan PRimer. Contohnya bayar listrik, beli sembako, bayar sekolah anak, bayar air, dan lain – lain.

Ke Dua : Mana Yang termasuk Keinginan

Dan yang termasuk keinginan adalah suatu keinginan yang harus kita beli selain kebutuhan. Misalnya ingin beli mobil, ingin beli rumah mewah, ingin jalan – jalan, dan lain – lain.

Nah apakah itu salah keinginan seperti itu ? Jawabanya tentu tidak dan normal – normal saja sebagai manusia. Cuman timming nya yang belum tepat mengingat kondisi keuangan keluarga yang belum bisa menjangkau keinginan itu.

Tips nya adalah Utamakan dahulu kebutuhan bulanan keluarga, jika ada sisa dari uang gaji bulanan lalu kita tabung atau juga adakan arisan untuk memenuhi kebutuhan itu.

Jangan sesekali untuk memenuhi keinginan tersebut dengan cara cicil atau kredit, karena menurut para ahli anda tidak akan kaya apabila punya kebiasaan kredit barang. Ya bisa dipahami dengan cara kredit kita di paksa untuk menyetujui bunga yang di tetapkan oleh penyedia kredit, bunganya bisa mencapai 80%, dan minimal biasanya kalau kredit kendaran itu sekitar 40%.

Jadi bagaimana tidak menguras kantong keluarga kalau begitu.

Jadi solusinya bagaimana caranya untuk memenuhi keinginan tersebut tanpa kredit ? Jawabanya tadi diatas sudah saya jelaskan bisa dengan cara arisan atau juga dengan cara menabung.

Saya akan jelaskan Cara pembagian keuangan menurut para pakar keuangan :

1.  Penuhi dahulu kebutuhan Primer keluarga

2. Sisa dari memenuhi kebutuhan tadi 50% untuk di tabung tau arisan dan 50% untuk uang kas keluarga. Nah uang kas ini perlu dalam keluarga, apabila ada keperluan tak terduga maka kita bsa menggunakan uang kas tadi. Jadi tidak kelabakan jika anak sakit untuk berobat, menengok keluarga dan lain – lain.

Berikut saya paparkan secara lengkap tentang 9 Cara jitu mengelola keuangan keluarga :

1. Menabung,

Menabung, menabung. dan menabung, Ganti rutinitas serta pola fikir. Selekasnya sesudah terima upah, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang sudah Anda rencanakan sesuai sama maksud atau harapan finansial keluarga Anda. Baiknya, Anda mempunyai rekening terpisah untuk tabungan serta keperluan keseharian.
2. Mengerti portfolio keuangan keluarga Anda.

Jangan pernah Anda tidak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telephone, servis mobil, berbelanja, cost check dokter serta yang lain. Anda mesti tahu berapakah hutang kartu credit, utang bank atau angsuran tempat tinggal serta mobil.

3. Tentukan maksud atau harapan finansial.

Susun tujuan keuangan yang menginginkan Anda capai dengan cara berkala, berbarengan pasangan. Tentukan maksud khusus, realistis, terarah serta dalam kurun saat spesifik. Maksud ini menolong Anda lebih konsentrasi membuat keuangan. Umpamanya, bercita-cita miliki dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dsb.
4. Fikirkan lebih cermat pengertian pada “butuh” serta “ingin”.

Seringkali kita membelanjakan duit untuk hal yang tidak sangat utama atau cuma didorong hasrat, bukanlah keperluan. Buat daftar berbentuk tabel yang terbagi dalam kolom untuk item berbelanja, keperluan serta hasrat. Sesudah isi kolom item berbelanja, isilah kolom “kebutuhan” serta “keinginan” dengan sinyal teliti (V). Dari sini pikirkan dengan lebih masak, benda atau hal yang butuh Anda beli.
5. Meminimalisir berbelanja konsumtif.

Berjumpa rekan lama untuk bertukar fikiran di kafe kadang-kadang memanglah butuh, namun tidak bermakna Anda mesti mengerjakannya di tiap-tiap Jumat sore. Anda dapat pakai pengeluaran ini untuk menabung atau penuhi keperluan lain.

6. Susun gagasan keuangan atau biaya.

Gagasan keuangan yang realistis menolong Anda berlaku obyektif masalah pengeluaran yang terlalu berlebih. Tidak butuh sangat ideal, hingga lupa keperluan sendiri. Tidak ada kelirunya memasukkan keperluan pergi ke salon, spa atau clubbing. Yang utama, anggarkan jumlah yang realistis serta Anda juga mesti taat dengan biaya itu.

7. Jauhi hutang.

Godaan untuk hidup konsumtif makin besar. Namun bukanlah bermakna dengan gampang Anda beli beragam benda dengan cara credit. Tumbuhkan rutinitas keuangan yang sehat diawali dari yang simpel, seperti tidak mempunyai hutang konsumtif.

Saya pernah mendengar kata – kata seorang pengusaha Sukses bahwa ” Selama anda berhutang, berarti anda menjauhkan diri dari kaya “
8. Berinvestasilah

Pasti Anda tidak bakal senang dengan cuma menanti tabungan membumbung. Walau sebenarnya harapan Anda untuk keluarga “selangit”. Berikut waktu yang pas untuk juga pikirkan investasi. Saat ini memiliki bentuk beberapa macam. Takut bakal resiko investasi?! Tidak butuh cemas, Anda cuma butuh belajar pada ahlinya. Tanyakan keuangan Anda dengan pakar keuangan yang handal.

9. Harus Punya Usaha

Jika posisi atau Zona Nyaman anda sekarang sebagai karyawan swasta, maka sebaiknya memikirkan usaha ( Zona Aman ) yang ingin di jalankan untuk kedepannya. Karena menurut saya kita tidak akan selamanya bekerja dengan orang lain. Ada saatnya pensiun atau kena PHK, atau juga perusahaan itu pailit, dan sebagainya.

Dengan punya usaha penghasilan kita menjadi doble yang mungkin bisa menambah segala kekurangan keuangan keluarga.

Peluang usaha banyak sekali yang bisa kita jadikan usaha keluarga, bahkan bisa dijalankan sambil kita bekerja dan pengelolaannya bisa di lakukan oleh istri kita bahkan kita bisa di bantu oleh karyawan kita.

Jika anda bingung memulai usaha dan tidak punya ide usaha yang bisa dijadikan peluang usaha keluarga anda anda bisa menemukan 200 an peluang usaha yang bisa dijalankan sambil kita bekerja. Bahkan ada 17 daftar peluang usaha bidang persewaan ini sangat cocok untuk karyawan dan juga mahasiswa. Modalnya pun terbilang kecil dan bisa terjangkau dengan kondisi keuangan keluarga kita.

Sekian dahulu pembahasan mengenai 9 Cara Jitu mengelola Keuangan Keluarga ini, semoga bermanfaat untuk sahabat semuanya. Kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses selalu. Aminnn..

Artikel lain :

6 Kesalahan Fatal Dalam Mengelola Keuangan Keluraga Yang Harus Di Hindari

7 Cara Mendapatkan Modal Usaha Dengan Mudah

 

 

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *