Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe
Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe

Makanan yang satu ini sudah tak asing lagi ditelinga kita sebagai warga negara Indonesia kita musti bangga dengan makan khas Indonesia ini. Kenapa tidak ? Tempe ini merupakan ikon khas negara kita yang tercinta ini.

banyak sekali orang kita yang menyukai makanan yang satu ini, misalnya di sayur, bikin gorengan, bikin keripik tempe, dan lain sebagainya. kalangan rakyat jelata sampai para pejabatpun tempe ini pasti suka.

Jadi inilah potensi bangsa yang patut kita banggakan dan bisa dijadikan sebuah peluang usaha anda. dan ini merupakan sebuah peluang usaha rumahan, karena tidak perlu membutuhkan biaya yang besar, tetapi cukup 10 jutaan saja sudah bisa menjalankan usaha ini. Usaha ini bisa dijalankan sambil bekerja atau yang sedang bekerja sekalipun, karena pekerjaan atau usaha ini bisa kita delegasikan kepada karyawan kita.

Kesempatan pasar tempe yang prospektif ini, sangkanya bisa mendorong serta meningkatkan perajin tempe untuk semakin dapat memakai kesempatan itu. Tak tutup peluang peluang berupaya tempe ini mengundang beberapa orang lain yang sampai kini belum mengerti dunia pertempean. Memanglah bagaimanapun, usaha tempe memanglah menjanjikan keuntungan.
Analisa Modal Dan Keuntungan usaha produksi tempe ini adalah satu diantara unsur yang utama, sebelumnya mengambil langkah ke sistem pembuatan tempe, jadi kita dapat tahu tujuan cost yang di keluarkan ataupun keuntungan yang kita dapatkan, dari segi ini kita dapat tahu berapakah jumlah biaya yang masuk serta keluar per bulannya.
Tujuan pemasaran adalah tujuan yang butuh diperhitungkan, dari sini kita dapat tahu responden orang-orang mengenai usaha tempe ini, bila responden orang-orang positif, jadi bakal memengaruhi nilai keuntungan yang optimal.
Konsumen
Tempe adalah nama yang tidak asing lagi untuk orang-orang kita, dari tingkat pedesaan sampai tingkat kota. Saat ini customer tempe bukan sekedar rakyat umum, tetapi mencangkup juga orang-orang kelas menengah ke atas. Nyaris sehari-hari dari beragam pengelola produksi tempe selalu menghasilkan usahanya itu, jadi tidak heran lagi apabila kita menjumpai tempe dari beragam bentuk serta ukurannya. Selain nilai gizinya tinggi juga harga nya juga murah, dan gampang mendapatkannya.
Dengan lihat kandungan nilai gizi itu, yang dulunya tempe cuma jadikan mengkonsumsi kelas rakyat, tetapi saat ini telah di nikmati semua lapisan-bahkan di restoran elit serta hotel berbintang juga tidak luput menghidangkan tempe dalam macam penyajian yang lebih mutakhir.

Kiat Sukses Usaha Produksi Tempe
Tujuan yang kami menuju dari produksi tempe ini yaitu Swalayan, Pasar, sampai pedagang asongan. Kami meyakini untuk beberapa tahun. selanjutnya produksi kami bakal bertambah, hal semacam ini dikarenakan karena sebagian besar orang-orang kita merespon positif mengenai tempe, bila produksi kami bertambah, kami bakal mentargetkan atau pasarkan ke dunia Internasional. Hal semacam ini karena sebab beberapa orang-orang dunia pernah rasakan kelezatan dari tempe itu, jadi tidak heran bila orang-orang dunia terlebih Amerika Serikat, Jepang, Korea menginginkan mempelajari pembuatan tempe itu. Terkecuali usaha tempe kami populer, nama bangsa kita bakal di kenal didunia Internasional.
Kesempatan pasar tempe yang prospektif ini, sangkanya bisa mendorong serta meningkatkan perajin tempe agar bisa lebih memakai kesempatan itu. Tak tutup peluang peluang berupaya tempe ini mengundang beberapa orang lain yang sampai kini belum mengerti dunia pertempean, usaha tempe kedelai ini menjajikan keuntungan.

Bahkan banyak kita jumpai di sekeliling kota da di sepanjang pinggir jalan, banyak orang yang menyajikan makan tempe ini. Salah satu contoh adalah tukang gorengan, yang suka menyediakan tempe ini sebagai aneka jualannya. Jadi sebenarnya tidak usah khawatir mengenai potensi tempe ini. Dan bisa juga kita memasarkannya ke penjual – penjual gorengan dengan cara diantar langsung. Jika hal ini banyak dilakukan oleh para produsen tempe, bukan tidak mungkin usaha nya akan meledak. Eh,,,, maaf bukan meledak maksudnya akan sukses begitu. He…he…he..

Cobalah jalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan tukang – tukang gorengan dan menawarkanya dengan harga yang sama dengan orang lain yang sudah lebih dahulu menjalankannya.

Bagaimana Cara Memulai Usaha Produksi Tempe ?

Langkah pertama yang harus dilakukan, jika kita ingin memproduksi Tempe ini adalah menyediakan tempat yang lumayan lebar, cukuplah berukuran 10 x 10m. Selain itu juga ketersediaan air yang cukup harus turut di persiapkan dalam usaha ini. Karena usaha ini sangat erat sekali dengan pengguanaan air yang lumayan banyak. Setelah tempat sudah ada, maka selanjutnya adalah membeli peralatan masak, seperti wajan atau juga panci, kompor atau tungku api. Serta bak yang berukuran lebar.

Tak boleh ketinggalan juga setelah itu langkah selanjutnya adalah mencari pegawai atau karyawan, cukuplah 3 sampai 5 orang saja untuk bagian produksi tempe.

Jika semuanya sudah siap, maka selanjutnya adalah membeli bahan baku, seperti kacang kedelai, plastik untuk mengemas, dan lain sebagainya.

Kendala Usaha Produksi Tempe

Berbicara mengenai kendala dalam usaha tempe ini, secara umum adalah persaingan yang tinggi. Maka kita harus bisa menyiasatinya dengan usaha sejenis yang sudah lebih dahulu berjalan.

Kendala yang kedua adalah kualitas dari produk tempe itu sendiri, sehingga memang dalam produksi tempe ini, dibutuhkan campuran atau resep nya yang sesuai untuk menghasilkan tempe yang berkualitas.

Kendala yang ketiga adalah tingkat resiko yang lumayan tinggi, karena tempe ini adalah makanan yang cepat basi. Maka apabila tidak cepat di pasarkan maka tempe hasil olahan akan membusuk. Sehingga kita akan mengalami kerugian.

Analisa Modal Dan Keuntungan Perbulan Serta BEP [balik modal]

BIAYA INVESTASI

Tungku 6 buah                                                          Rp. 150.000,00
Panci 12 buah                                                            Rp. 120.000,00
Ember 8 buah                                                           Rp. 128.000,00
Tampah 8 buah                                                         Rp. 86.000,00
Tenggok 8 buah                                                        Rp. 148.000,00
Karung goni 15 buah                                                Rp. 75.000,00
Dandang 9 buah                                                        Rp. 180.000,00

TOTAL                                                                         =============

Rp. 887.000,00

BIAYA OPERASIONAL PER BULAN

Upah Karyawan 4 orang @ Rp. 1.000.000,00    Rp.4.000.000,00

Beli bahan baku kacang Kedelai                             Rp.1.000.000,00

Listrik, Transport, dan lain – lain                           Rp. 300.000,00

TOTAL                                                                         ==============

Rp.5.300.000,00

Perkiraan Omzet Perbulan

Jika dalam sebulan mampu menghasilkan Omzet Rp. 15.000.000,00, maka diperkirakan laba nya adalah 40%.

OMzet Rp.15.000.000,00 x 40% = Rp.6.000.000,-

Diperkirakan BEP [ balik modal[ adalah 3 samapi 4 bulan saja.

Itulah ulasan mengenai Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe ini, semoga bermanfaat dan berguna untuk sahabat yang akan menjadi Entrepreneur Sejati.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses selalu, Aminnn…

Artikel lainnya :

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Keripik Singkong Aneka Rasa

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Warung Kopi

 

 

 

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *