BAGAIMANA CARA BERSYUKUR, AGAR HIDUP MENJADI BERKAH DAN SELAMAT DIDUNIA DAN AKHIRAT

BAGAIMANA CARA BERSYUKUR, AGAR HIDUP MENJADI BERKAH DAN SELAMAT DIDUNIA DAN AKHIRAT

ISLAMI – Artikel tentang bagaimana cara bersyukur atas segala nikmat yang di berikan Allah SWT, agar hidup menjadi berkah serta selamat didunia dan terlebih diakhirat kelak. Karena kita sebagaimana manusia pada umumnya selalu hilap dan lupa atas nikmat Allah yang telah kita nikmati.

Terus terang saya bukan seorang Ustadz, saya hanyalah seorang manusia yang punya banyak salah dan dosa, makanya saya tulis artikel ini supaya bisa mengingatkan diri saya dan mungkin bisa berguna untuk siapa saja pengunjung blog ini.

Bagaimana Cara Bersyukur
Bagaimana Cara Bersyukur

Berbicara mengenai bagaimana cara bersyukur ini, tentu ada hubungannya dengan apa yang kita dapatkan. Sebagaimana saya dengar dari ceramah para Ustadz dan para kiayi “Bahwa ” Allah SWT telah memberikan segala nikmat yang tidak terhitung jumlahnya, apabila kita menghitung nikmat Allah, maka tidak satupun orang yang bisa menghitungnya.

Contoh salah satu nikmat yang kita nikmati dan kita tidak sadar bahwa itu sebuah nikmat adalah bahwa kita bernapas. Dengan bernapas kita bisa melakukan berbagai aktivitas kehidupan ini sesuai dengan keinginan kita, sesuai dengan kehendak kita. Coba bayangkan apabila kita tidak diberi napas, mungkin mati namanya.

Kita bisa bernapas secara gratis, selama umur kita, tanpa kita menyadarinya bahwa itu adalah sebuah nikmat. Dan tentu masih banyak nikmat – nikmat yang lainya yang kita tidak menyadarinya.

Nah dengan diberinya kita berjuta – bahkan tak terhingga nikmat itulah, maka kita disuruh oleh Allah Bersyukur atas nikmatNYa. Dan tentu kita harus tahu caranya bersyukur agar segala amal ibadah kita bisa diterima oleh Allah SWT. Amin Yaa Robbal Alamin…. Dan tentu balasanya bagi kita yang tidak melaksanakan perintah Allah SWT adalah neraka. Naudzubullahimindzalik.

Bagaimana Cara Bersyukur
Bagaimana Cara Bersyukur

Baiklah tanpa berlama – lama kita ke pokok pembahasan yakni bagaimana cara bersyukur agar hidup menjadi berkah, selamat dan sejahtera baik didunia maupun diakhirat. Amin..

Menurut IMAM Al-Ghazali menerangkan kalau cara bersukur pada Allah SWT terbagi dalam empat cara, yakni :

1. Bersyukur Dengan Ucapan

Saat hati seorang begitu meyakini kalau semua nikmat yang ia dapatkan bersumber dari Allah, jadi spontan ia bakal mengatakan “Alhamdulillah” (semua puji untuk Allah). Karena itu, jika ia peroleh nikmat dari seorang, lisannya tetaplah memberikan pujian pada Allah. Sebab ia meyakini serta sadar kalau orang itu hanya penghubung yang Allah kehendaki untuk “menyampaikan” nikmat itu padanya.

“Al” pada kalimat “Alhamdulillah” berperan sebagi “istighraq” yang memiliki kandungan makna keseluruhnya. Hingga kata alhamdulillah memiliki kandungan makna kalau yang paling memiliki hak terima pujian yaitu Allah S. W. T, bahkan juga semua pujian mesti tertuju serta bermuara kepada-Nya. Oleh karenanya, kita mesti kembalikan semua pujian pada Allah.

Ketika kita memberikan pujian pada seorang lantaran kebaikannya, inti pujian itu mesti diperuntukkan pada Allah S. W. T.
Sebab, Allah yaitu Yang memiliki Semua Kebaikan.

 

2. Bersyukur dengan Hati.

Sukur dengan hati dikerjakan dengan mengerti seutuhnya kalau nikmat yang kita dapatkan, baik besar, kecil, banyak ataupun sedikit hanya lantaran anugerah serta kemurahan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Segala nikmat yang ada pada anda (berasal) dari Allah, ” (QS. An-Nahl : 53)

Sukur dengan hati bisa mengantar seorang untuk terima anugerah dengan penuh kerelaan tanpa ada menggerutu serta keberatan, begitu juga kecilnya nikmat itu. Sukur ini bakal melahirkan begitu besarnya kemurahan serta kasih sayang Allah hingga terucap kalimat tsana’ (pujian) kepada-Nya.

3. Melindungi Nikmat dari Rusaknya.

Saat nikmat serta karunia diperoleh, coba untuk dipakai dengan sebaik-baiknya. Kemudian, upayakan untuk melindungi nikmat itu dari rusaknya. Umpamanya : Saat kita dianugerahi nikmat kesehatan, keharusan kita yaitu melindungi badan untuk tetaplah sehat serta bugar supaya terlepas dari sakit. Demikian juga dengan perihal dengan nikmat iman serta Islam, kita harus menjaganya dari “kepunahan” yang dikarenakan pengingkaran, pemurtadan serta lemahnya iman.

Karenanya, kita mesti selalu memupuk iman serta Islam kita dengan shalat, membaca Al-Qur’an, menghadiri majelis-majelis taklim, berdzikir serta berdoa. Kita juga mesti membentengi diri dari perbuatan yang mengakibatkan kerusakan iman seperti munafik, ingkar serta kemungkaran.

Dasarnya tiap-tiap nikmat yang Allah berikanlah mesti dijaga dengan sebaik-baiknya. Allah S. W. T menjanjikan bakal memberi nikmat bila kita pintar bersukur, seperti pada firmannya : “Sesungguhnya bila anda bersukur, tentu Kami bakal memberi (nikmat) padamu, apabila anda memungkiri (nikmat-KU), sungguh adzab-Ku begitu pedih, ” (QS. Ibrahim : 7).

4. Syukur dengan Perilaku

Sukur dengan perbuatan memiliki kandungan makna kalau semua nikmat serta kebaikan yang kita terima mesti dipakai di jalan yang diridhoi-Nya. Umpamanya untuk melaksanakan ibadah pada Allah, menolong orang lain dari kesusahan, serta perbuatan baik yang lain. Nikmat Allah mesti kita gunakan dengan cara seimbang serta tak terlalu berlebih untuk berbuat kebaikan.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam menerangkan kalau Allah begitu suka lihat nikmat yang didapatkan pada hamba-Nya itu dipakai dengan sebaik-baiknya.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Sesungguhnya Allah suka lihat atsar (sisa/bentuk) nikmat-Nya pada hamba-Nya, ” (HR. Tirmidzi dari Abdullah bin Amr).

Arti dari hadits di atas yaitu kalau Allah suka pada hamba yang memperlihatkan serta mengaku semua nikmat yang dianugerahkan padanya. Umpamanya : Orang yang kaya sebaiknya membagi hartanya untuk zakat, sedekah serta semacamnya. Orang yang berilmu membagi ilmunya dengan mengajarkannya pada sesama manusia, berikan nasehat, dll.

Maksud membagi di atas tidaklah untuk pamer, tetapi sebagai bentuk sukur yang didasaari karena-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dan pada nikmat Tuhanmu, sebaiknya engkau nyatakan (dengan bersukur), ” (QS. Adh-Dhuha : 11).

Demikianlah uraian singkat ini tentang Bagaimana cara bersyukur ini agar hidup menjadi berkah dan ditambah kenikmatannya oleh Allah SWT, bisa bermanfaat untuk diri saya pribadi dan terlebih untuk kita semua.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sejahtera dan Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabbarokatuh.

 

 

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *