Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Sosial Masyarakat Secara Efektif Dan Mudah

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Sosial Masyarakat Secara Efektif

Jelaslah kalau bila satu kesenjangan berlangsung pada orang-orang jadi pada saat tersebut permasalahan muncul. Untuk menangani ini kita tak bisa dengan dan merta menyalahkan pihak pemerintah, ketua RT, atau yang lain yang biasanya sampai kini kita salah kalau merekalah yang semestinya bertanggungjawab. Untuk dapat sukses jadi seyogyanya sekecil apapun ‘sebab’ yang ada, dari hulu ke hilir, mesti di cari pemecahannya. Yang paling penting dalam soal ini yaitu pada kwalitas hidup setiap individu dalam orang-orang.

Pada intinya langkah menangani permasalahan sosial mesti diawali dari menyelesaikan permasalahan kwalitas hidup dari setiap individu. Bila hal semacam ini bisa dikerjakan dengan cara totalitas, baik pada hal yang berupa fisik ataupun non fisik jadi manusia keseluruhannya bakal terlepas dari permasalahan sosial yang bisa menggangu ketentaraman hidup.

Pengertian permasalahan sosial yaitu satu ketidaksamaan pada apa yang diinginkan serta fakta yang berlangsung atau terjadinya kesenjangan pada kondisi atau kondisi yang ada dengan kondisi yang menurut beberapa orang yang semestinya berlangsung (Jenssen, 1992). Permasalahan sosial ini banyaknya orang dilihat sebagai suatu hal kondisi yg tidak dikehendaki/diinginkan.
Tentang kwalitas hidup ini Al-Qurthuby dalam satu diantara tulisannya menerangkan dari beragam pendapat ahli, kalau
1. Mujahid, Qatadah serta Ibnu Zaid memiliki pendapat kalau kehidupan yang berkwalitas yaitu surge
2. Menurut Ibn ‘Abbas, Sa’id bin Jubair, ‘Atha serta al-Dahhak kalau kehidupan yang baik serta berkwalitas ditandai dengan rejeki yang halal.
3. Adapula yang memiliki pendapat kalau kehidupan yang berkwalitas yaitu sa’adat (kebahagiaan). Serta diriwayatkan juga dari Ibn ‘Abbas yaitu kelezatan ketaatan dsb.
4. Ali bin Abi Thalib memiliki pendapat kalau kehidupan yang baik yaitu al-qama’at yaitu terima serta terasa cukup apa yang ada.
5. Panduan pada ketaatan, lantaran yang sekian itu membawa pada keredhaan Allah swt. Pendapat ini disibakkan oelh al-Dahhak

A. Penambahan Amal Saleh

Amal saleh tidak cuma shalat, puasa, mengaji serta semua yang terkait dengan perintah agama dengan cara terang, namun juga segalanya dalam kehidupan ini yang bernilai baik serta positif. Bahkan juga dalam pandangan umum bisa disebutkan kalau amal saleh adalah perbuatan yang dikerjakan dengan sadar serta menghadirkan faedah dan menampik mudharat yang perlu diukur dengan nilai-nilai Qur’ani.

Lakukan amal saleh dalam hubungannya dalam jalan keluar menangani permasalahan sosial dapat dalam beragam objek, baik itu pada Tuhan, sesama manusia serta pada Bumi atau alam. Amal saleh pada bumi yaitu dengan memproses bumi jadi tambah baik serta berguna dengan cara berkaitan, sebab memproses bumi adalah sisi dari makna amal saleh yang bisa bikin kwalitas hidup manusia di bumi jadi tambah baik, baik itu pada diri pelakukan ataupun pada lingkungan sosialnya. (Saksikan, Quraish Shihab, Amal tanpa ada Iman, hal. 95)

Kwalitas hidup manusia yang bertolak dari amal saleh sebaiknya diimbangi dengan iman supaya tidak percuma semua amalnya. Bila manusia dapat lakukan ini jadi pandangan serta penglihatannya, tangan serta kakinya sebagai sisi dari pandangan, pandangan, tangan serta kaki Tuhan. Serta demikian sebaliknya, bila nilai keimanan itu diabaikan, jadi ia bakal hancur jatuh seperti kwalitas binatang atau bahkan juga lebih hina. Seperti dalam QS. At-Tin : 4-5.

B. Penambahan Akhlaq al-Karimah

Akhlak adalah sisi dari iman. Makin tinggi keimanan manusia, mak aakan makin tinggi nilai akhlak yang dipunyainya. Demikian sebaliknya iman tanpa ada melahirkan akhlak atau moralitas, mengisyaratkan kalau iman itu belum prima. Bahkan juga, bila kita mengerti hadis mengenai orang yang nanti dikira bangkrut di hari kiamat lantaran senantiasa berprilaku jelek walaupun amal ibadahnya begitu banyak, jadi dapat disebutkan kalau nilai Akhlaq al-Karimah lebih tinggi kedudukannya daripada amal-amal saleh yang dikerjakan.

Diantara akhlak-akhlak yang butuh ditingkatkan dalam usaha penambahan kwalitas hidup manusia serta dalam soal ini sebagai langkah menangani masalha sosial yaitu pada akhlak yang memiliki integritas pribadi serta akhlak yang memiliki integritas dengan sesama makhluk.

Manusia yang berakhlak mulia, senantiasa melakukan kewajibannya, memberi hak yang perlu diberikan pada yang memiliki hak menerimanya. Ia lakukan kewajibannya pada dianya, sebagai haknya, pada Tuhannya, sebagai hak Tuhannya, terhada sesame manusia, sebagai hak manusia yang lain, pada makhluk lain, sebagai haknya, pada alam serta lingkungannya serta pada semua yang ada dengan cara serasi. Ia bakal tempati martabat yang mulia dalam pandangan orang-orang, serta isi dianya dengna beberapa karakter yang terpuji serta menghindari dianya dari beberapa karakter yang tercela. (Saksikan, Dr. H. Rahmat Djatnika, System Ethika Islami (Akhlak Mulia), Pustaka Islam, Surabaya, 1987, h. 11-12

C. Penambahan Keimanan

Penambahan iman ini berlaku pada semuanya penganut agama. Walaupun dalam ajaran Islam dikemukakan kalau iman adalah basic paling utama diterimanya semua amal yang dikerjakan. Walau demikian bukan sekedar hanya itu, iman juga adalah sumber dinamika atau etos yang menggerakkan manusia dalam tiap-tiap kelakuannya.
Dalama Al-Qur’an dijelaskan kalau “Dial ah (Allah) yang sudah turunkan ketenangan kedalam hati beberapa orang mukmin agar keimanan mereka jadi tambah di samping keimanan mereka (yang sudah ada), …” (QS. Al-Fath ayat 4) .

Bisa dipahami dari ayat diatas kalau diantara usaha yang bisa ditempuh manusia untuk menjaga diri dengan cara berkelanjutan supaya bisa berimana dengan cara terus-menerus yaitu dengan jalan manusia mesti berupaya membuat suasan lingkungan yang memungkinkannya hidup tentram dengan iman yang sudah dipunyainya. Dalam soal ini manusia mesti berupaya jadikan dianya sebagai subyek yang memastikan perubahan serta perobahan orang-orangnya ke arah orang-orang yang aman serta sejahtera, orang-orang damai serta bukanlah object yang senantiasa defensive atau tenggelam terbawa arus. Dengan kata lain bisa dipahami juga kalau untuk langkah menangani permasalahan sosial jadi seorang mesti selalu tingkatkan keimanannya lantaran dengan keimanan yang selalu diupayakan bermakna ia harus juga selalu berupaya tingkatkan skala hidupnya jadi hidup yang lebih berkwalitas.

Cara Mengatasi Masalah Sosial Masyarakat
Cara Mengatasi Masalah Sosial Masyarakat

Atas basic diatas jadi manusia berkewajiban untuk membuat suasan keimanan yang sangat mungkin untuk hidup dengan cara tentram dengan iman yang terus-terusan, yaitu dengna iman yg tidak cuma bermakna proses keagamaan serta keyakinan yang terbatas pada rukun iman yang enam, namun juga iman yang berikan arti sebagai landasan esensial serta sebagai motivasi amal yang memiliki pantulan dalam kehidupan orang-orang. Dengan hal tersebut, iman butuh ditingkatkan sebagai landasan serta motivasi dalam beramal serta untuk meraih kehiduapn yang prima serta yang lebih mulia.
D. Penyediaan Lapangan Kerja

Terkecuali pemerintah yang perlu bertindak aktif dalam sediakan lapangan pekerjaan, tiap-tiap warga negara harus juga dapat mencari kesempatan usaha untuk penuhi kebutuhannya sendiri, salah satunya dengan adanya banyak belajar tehnik bisnis yang pas, berupaya supaya berhasil menjawab pertanyaan interview kerja supaya gampang di terima kerja, perbanyak rekanan, lengkapi kekuatan di bagiannya serta bagian lain yang mampu ia kerjakan serta banyak lagi hal-hal lain yang dapat diupayakan untuk memperoleh lapangan pekerjaan yang layak.

E. Menykseskan Program KB 

Peran BKKBN dalam lakukan beragam improvisasi tehnik sosialisasi supaya semakin banyak orang-orang yang sadar bakal utamanya KB sangat mujarab dalam mengontrol laju perkembangan orang-orang. Namun walaupun KB itu utama, tetap harus pemahaman ini tak dapat ‘dipukul rata’ pada semuanya type keluarga. Buat keluarga yang mapan dari sisi ekonomi serta dapat penuhi keperluan pendidikan yang layak mungkin saja tidaklah terlalu beresiko pada munculnya permasalahan sosial ini.

F. Tercukupinya Keperluan Pendidikan

Kartu Pandai yang diberikan untuk warga orang-orang yaitu satu diantara jalan keluar untuk ini. Namun bila bicara masalah kesuksesan pendidikan jadi ujung tombaknya ada pada beberapa pendidik. Mereka mesti dapat jadi pendidik yg tidak cuma pandai mengajar namun juga miliki kekuatan mendidik yang baik.

G. Ekonomi 

Terkecuali terdapatnya lapangan pekerjaan, mendidik orang-orang supaya tertarik jadi pelaku bisnis juga jadi andalan banyak negara berkembang sekarang ini dalam langkah menangani permasalahan sosial di negaranya.

H. Service kesehatan yang ideal 

Pemberian kartu berobat untuk warga miskin yang banyak dikerjakan pemerintah sekarang ini dapat jadi jalan keluar untuk mereka yang ‘terhimpit’ permasalahan ekonomi. Tetapi bila tak diimbangi dengan sosialisasi mencegah penyakit jadi mungkin saja jalan keluar ini mungkin menyebabkan permasalahan baru lantaran dana yang dipakai di ambil dari kas negara.

I. Hal-hal lain 

Penyediaan sarana umum yang ideal kerap juga dirasa sebagai jalan keluar untuk orang-orang yang tinggal di daerah terpencil. Banyak pula yang jadikan Transmigrasi sebagai jalan keluar bila permasalahan sosial yang berlangsung disebabkan oleh lonjakan masyarakat yang tidak terbendung.

Sekian Langkah Menangani Permasalahan Sosial pada orang-orang ini, mudah-mudahan dapat jadi referensi valid untuk Anda semuanya. Tetapi, butuh kami pertegas kembali kalau jalan keluar paling baik untuk ini tidak lain serta tidak bukanlah kembali ke individu semasing. Bila tiap-tiap orang ingin berupaya dengan baik melakukan perbaikan kwalitas diri serta hidupnya jadi bukanlah mustahil bila masalah ini bakal dituntaskan. Serta yang lebih utama dari itu semuanya yaitu pada tataran tingkat keimanan seorang. Makin baik keimanan serta pengetahuan agamanya jadi bakal makin susah digoyahkan oleh kondisi dunia yang bagaimana juga, baik itu lantaran permasalahan pekerjaan, tetangga yg tidak baik, ekonomi, lantaran tak KB, dsb. Semuanya kondisi itu cuma bakal berlalu demikian saja lantaran orang yang beriman bakal senantiasa memegang prinsip ‘Syukur dalam semua keadaan serta kondisi”. Lantas kurang lebih masalah apa lagi yang beresiko pada seorang bila pemikiran seperti ini telah tertanam dalam dirinya.

Dari uraian diatas saya bisa simpulkan bahwa untuk menuntaskan masalah sosial ini, bukan lahsuatu usaha yang mudah. namun yang paling penting adanya kebutuhan masyarakat sosial yang terpenuhi seperti,  berikut ini :

1.  Kesehatan jasmani serta rokhani
2. Kuasai ilmu-pengetahuan serta ketrampilan
3. Iman, taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi luhur
4. Kepribadian yang mantap serta mandiri
5. Memiliki tanggungjawab kemasyarakatan serta kebangsaan.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses selalu. Amin..

Artikel lain :

7 Cara Jitu Mengatasi Masalah Kesehatan

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *