Bagaimana Menciptakan Uang Bekerja Untuk Kita

bagaimana cara nya uang bekerja untuk kita
bagaimana cara nya uang bekerja untuk kita

Pernahkah Anda mendengar kalimat “ Uang bekerja Untuk Kita ” Lho memang nya bisa uang bekerja untuk kita ? bukan nya kita hanya berhak seberapa besar uang yang kita korbankan. Seperti kata pepatah mengatakan ” kesuksesan yang kita dapat sebanding dengan yang kita korbankan dan perjuang kan. sebuah pengorbanan yang besar akan menghasilkan sebuah karya yang besar pula. Kalau begitu kalimat “ Uang bekerja Untuk Kita ” bertentangan dengan pepatah tersebut.

Jika kita perhatikan pertanyaan di atas, pasti akan banyak jawaban yang keluar dari pikiran kita. Pertanyaan tersebut ternyata pernah di lontar kan dalam dunia bisnis, dan mendapat respon dari kalangan pengusaha.

Ada yang berpendapat bahwa, kalimat “ Uang Bekerja Untuk Kita ” berarti kita meminjamkan atau mengeluarkan uang, lalu kemudian kita akan mendapatkan yang namanya bunga. Ada juga yang beranggapan ‘ Uang bekerja Untuk Kita ‘  berarti kita memiliki bisnis sendiri, berarti tanggung jawab nya lebih berat ? Untuk menjadi pemilik usaha tentu nya harus sudah punya sistem yang ” bagus ” begitu pula hal – hal lain nya yang harus di pikirkan, misal nya tentang kesejahteraan karyawan.

Berikut adalah beberapa pendapat dari dari para pengusaha yang menanggapi pertanyaan – pertanyaan tersebut. Hal ini tidak sesederhana, saat kita menanam modal untuk mempunyai sebuah usaha, misal nya ‘ Usaha Warung “. Warung tersebut di jaga oleh seorang pekerja atau penjaga warung, dari warung tersebut tentu menghasil kan yang nama nya ‘ Omzet ” dari omzet tersebut pasti ada yang nama nya ” Laba ” yang di setor kan penjaga warung, baik setiap hari ,minggu, atau per bulan.

Jadi kesimpulan nya, bahwa kita tidak perlu bekerja menunggu warung tersebut, tetapi kita bisa mendapatkan omzet, ini di karena kan karena kita sudah menanam modal untuk membuka warung tersebut.

Ada juga yang berpendapat bahwa “ Uang bekerja Untuk Kita ” bukan pula berarti tanpa pengorbanan, dalam arti kita akan mendapatkan sebesar yang kita ; korbankan ‘ di tambah dengan perjuangan yang lain nya, seperti pikiran, tenaga dan modal tersebut.

Tetapi ada pula yang memberikan masukan sebagai berikut : kata kunci uang  bekerja untuk kita adalah terletak pada sistem. Buatlah sistem yang kokoh, lalu biarkan sistem itu yang bekerja untuk kita. Dengan sistem tersebut, kita tidak perlu campur tangan mengurusi segala hal, bahkan si pemilik nya bisa melakukan kegiatan yang lain nya seperti, jalan – jalan, pergi Umroh atau wisata religi.  Dengan sisitem yang sudah berhasil di bangun, maka income akan mengalir terus setiap menit nya.

Contoh – contoh perusahaan yang berhasil membangun sistem di Indonesia adalah, Alfmart, Indomart, KFC, MC Donald, dan lain sebagai nya. Akan tetapi muncul pertanyaan, saya dari mana punya modal besar seperti perusahaan tersebut, itu kan besar modal nya, sedangkan kita hanya bisa bikin warung kecil, misal nya. Tentu untuk membangun sebuah sistem di perlukan modal yang besar, juga pengorbanan yang besar pula. Tetapi jika kita hanya memiliki modal hanya untuk buka warung, maka sebaik nya, buka lah warung.

Jadi kita tidak mesti membangun seperti perusahaan – perusahaan tersebut, tetapi bisa kita tiru sistem nya. Jadi apabila Anda sudah buka warung dan sudah berjalan dengan baik, maka buka lah cabang yang lain nya. Dan apabila sudah mempunyai beberapa cabang, maka bukan tidak mungkin bahwa “ Uang Bekerja Untuk Kita ” akan menjadi kenyataan.

Dan berikut saya akan berikan tips sukses membangun sebuah sistem ” Uang Bekerja Untuk Kita ” adalah sebagai berikut :

1.     Segera Bangun sebuah Usaha

Jika ada rencana membangun usaha, maka sebaik nya jangan di tunda – tunda, sebab menunda rencana, akan berakibat batal nya sebuah rencana. karena akan kepikiran hal – hal yang akan menghadang nya, seperti muncul nya pikiran – pikiran yang bersifat” negatif thinking “. Bagaimana kalau tidak ada pembeli ?, Bagaimana cara belanja ? Bagaimana jika saya tidak hapal harga ?

Coba tanamkan pikiran – pikiran yang positif, dan camkan di dalam hati, bahwa tidak ada sebuah usaha yang tanpa resiko, dan siapkan mental untuk menghadapi nya. karena sebuah usaha perlu ada nya resiko, untuk memberikan pelajaran dan ilmu untuk bisa mengatasi resiko tersebut. Orang yang berani gagal dan berani menghadapi resiko, adalah orang yang akan menuai hasil dari keberanian tersebut, alias kesuksesan. Sebuah usaha tanpa kegagalan, laksana embun pagi yang akan hilang begitu saja.

2.     Amati Perkembangan nya

Dalam mengamati sebuah usaha tersebut, apakah memang ada perkembangan ke arah yang lebih baik, jika tidak ada,cari lah permasalahan nya.Ada 2 faktor yang harus di amati dalam sebuah usaha atau bisnis, yaitu :

a.   Faktor Intern [ Faktor dari dalam ], yaitu faktor – faktor yang berkaitan dengan ketersediaan barangnya yang kurang komplit, apakah pelayanan nya yang kurang ramah, atau harga yang terlalu mahal, pelayanan yang lambat, dan lain sebagainya. Faktor – faktor inilah yang seharus nya di perbaiki.

b.   Faktor External [ Faktor dari Luar ], yaitu faktor yang terdiri dari persaingan dengan usaha orang lain, suplayer yang jauh, jalan yang rusak, dan lain sebagai nya.

3.     Susun Rencana Pengembangan [ sistem ] nya

Ingat sebuah usaha bisa di katakan berjalan dengan baik, apabila usaha itu sudah berjalan minimal 3 tahun, karena menurut pengalaman saya, dalam 3 tahun sebuah usaha baru akan mengalami yang namanya cobaan, rintangan, dan halangan. Apabila Anda mampu menghadapi segala rintangan tersebut, maka Anda layak menjadi pemenang. maka setelah itu, susun lah sebuah rencana untuk membuka cabang setelah tiga tahun itu, karena kita sudah tahu dan paham tentang cara – cara usaha, serta membina pegawai nya.

4.    Bersyukur Dan Bersedekah

Jika Anda sudah mencapai kepada titik kesuksesan secara finansial atau dari segi keuangan hasil dari usaha tersebut, maka ada baik nya Anda, bersyukur dan bersedekah, untuk keberkahan rezeki yang kita peroleh. seimbang kan antara kegiatan ekonomi dengan kegiatan religi, untuk mendapatkan ketenangan dalam hidup. Karena percuma kita banyak uang tetapi, mengalami perasaan yang gundah, tidak tenang, takut bangkrut, takut di curi, dan sebagai nya. Nah pikiran – pikiran semacam itulah yang harus kita hadapi dengan cara, memohon pertolongan Maha Pencipta alam semesta ini, serahkan semua nya kepada Nya.

Ingat dengan bersedekah, kita tidak akan bangkrut, karena Tuhan sudah berjanji akan mengganti nya, berkali lipat, dari arah yang tidak di sangka – sangka. Karena di situ ada do’a orang – orang yang sudah pasti Tuhan kabulkan [ Di Izabah ], yaitu doa orang yang di beri sedekah.

Jadi analog nya adalah bahwa ” Uang bekerja Untuk Kita ” itu adalah dengan cara membangun sistem atau kran kran uang ke rumah kita, bukan hanya satu kran saja, dan tetap saja kran – kran itu membutuhkan yang namanya servis atau pengawasan, jika terjadi kebocoran dan haru segera di tangani oleh pemilik nya.

dan itulah artikel tentang “Uang bekerja Untuk Kita ” menurut pengalaman saya, mudah – mudahan bisa bermanfaat, bagi Anda semua nya. sekian dan terima kasih. Wassalam…

 

SANGGARBisnisOnline.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *