CARA MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH, MAWADAH DAN WAROHMAH

CARA MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH, MAWADAH DAN WAROHMAH

Melaksanakan Pembinaan Kesejateraan Keluarga

Islami – Dalam membina dan melaksanakan kesejahteraan keluarga ada beberapa upaya yang dapat di tempuh, antara lain dengan cara melaksanakan :
1. 10 Program Pokok PKK
2. Keluarga Berencana
3. Usaha Perbaikan Gizi Keluarga
4. Imunisasi
5. Bina Keluarga Balita
6. Asi ( Air Susu Ibu)
7. Self Motherhood

I. 10 Program PKK, meliputi :

a. Penghayatan Dan Pengamalan Pancasila

Dengan melaksanakan penghayatan dan pengamalan Pancasila diharapkan agar dapat mewujudkan keluarga yang memiliki jiwa, sikap dan tingkah laku, yang ada pada nilai – nilai Pancasila.

b. Gotong Royong

Bertujuan untuk mengembangkan perbuatan luhur yang mencerminkan sikap kegotong royongan dan kebersamaan dalam keluarga sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

c. Sandang

Bertujuan untuk memberikan pengertian tentang fungsi dan cara berpakaian yang sesuai dengan Agama dan kepribadian Bangsa.

d. Pangan

Dimaksudkan untuk menanamkan kesadaran, betapa pentingnya makanan sehari – hari yang sehat dan penuh gizi serta halal untuk pertumbuhan dan kesehatan baik jasmaniah maupun rohaniah dalam membentuk keluarga sehat, cerdas dan kuat.

e. Perumahan dan tata laksana rumah tangga.

Perumahan berfungsi sebagai tempat berteduh dan berllndung serta dapat memberikan asa hidup yang tenteram
aman dan bahagia. Oleh karena itu perlu ditanamkan pengertian tentang perbaikan perumahan yang sesuai dengan pola rumah sehat, murah, serta merawat dan mengatur halaman rumah dengan sebaik – baiknya.

f. Pendidikan Dan Keterampilan

Pendidikan dan keterampilan sangat eratb hubungannya dengan pembentukan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila.

g. Kesehatan

Kesehatan adalah syarat mutlak untuk kebahagiaan hidup untuk itu perlu dihayati, apa arti sehat dan bagaimana cara nya memelihara kesehatan, baik kesehatan keluarga, lingkungan dan jiwa.
Artikel terkait : Bagaimana Cara Memelihara Kesehatan

h.Mengembangkan Kehidupan Berkoperasi

Koperasi merupakan dasar ekonomi yang dilaksanakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Karena itu kesadaran kehidupan berkoperasi perlu dikembangkan.
Demikian halnya dengan kesempatan berusaha baik sebagai pribadi, pihak keluarga, maupun masyarakat agar melalui usaha dapat berkembang pula kesempatan untuk bekerja di berbagai lapangan, baik produktif maupun jasa.

i. Kelestarian Lingkungan Hidup

Bertujuan agar antara lingkungan keluarga dan lingkungan sekitarnya terdapat keserasian sehingga dirasakan adanya suasana tenang, tenteram, hidup rukun damai dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bertetangga.

j. Perencanaan Sehat

Perencanaan sehat bagi keluarga meliputi urusan keseimbangan pendapatan dan belanja rumah tangga, pengaturan waktu, pembagian tugas, antara keluarga sesuaiĀ  kemampuan masing – masing.

II. Keluarga Berencana (KB)

Keluarga Berencana merupakan salah satu upaya mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. Bertujuan utama dari KB adalah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan Ibu, Anak. Dengan mengatur kelahiran, istri banyak mendapat kesempatan untuk memperhatikan dan mendidik anak di samping memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tugas – tugas sebagi Ibu Rumah Tangga.
Di pihak lain suami tidak terlalu direpotkan oleh tututan biaya hidup serta biaya pendidikan anak -anak. Lebih dari itu anak – anak akan mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tua yang akan mempunyai dampak positif nantinya bagi tumbuh kembangnya kepribadian anak, serta sehingga menjadi manusia yang sehat baik secara fisik maupun jiwanya mental, dan sosial sesuai dengan apa yang dikehendaki dan diperintahkan oleh Agama yaitu menjadi anak yang sholeh.

III. Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK)

Dalam upaya mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga, gizi merupakan pemegang peranan yang sangat penting bagi keluarga.
sehubungan dengan itu Agama Islam mengajarkan kepada umatnya agar dapat mewariskan keturunan yang baik dan menjaga kesehatan tubuh dengan cara memakan makanan yang halal dan yang baik. Sebagaimana firman Allah SWT Q.S 4 An Nissa Ayat 9. yang Artinya : Dan hendaknya takut kepada Allah orang – orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak – anak yang lemah yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar (Q.S 4 An Nissa, : 9)

Ayat yang lainnya menerangkan dalam Q.S 5 – Al Maidah : 88)
Artinya : Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang telah Allah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya. (Q.S 5 – Al Maidah : 88)

Makanan – makanan yang halal lagi baik diperlukan bagi tubuh seluruh anggota keluarga, terutama bagi anak – anak mulai dari dalam kandungan hingga usia 5 tahun, karena masa itu saat tumbuh dan berkembangnya jasmani, kecerdasan dan rohani serta sosial dikemudian hari sangat ditentukan pada usia tersebut.

Perlu diketahui pula bahwa makanan terbaik bagi anak sampai usia 2 tahun adalah ASI ( Air Susu Ibu). Oleh karena itu gizi dan kesehatan pada Ibu hamil dan menyusui perlu lebih diutamakan pilihan makanan yang bermutu yang mencakup kebutuhan 2 orang. Yaitu Ibunya dan anak yang dikandung serta anak yang disusuinya.
Untuk memudahkan pemahaman perlu dijelaskan yang dimaksud dengan makanan yang halal dan makanan yang baik itu.
Itulah artikel mengenai cara membangun keluarga Sakinah, mawadah dan warohmah ini, semoga bermanfaat untuk kita semua dan juga buat diri saya.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sejahtera selalu. Amin…

SB1M
SB1M
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *